Kosakata Bahasa Prancis yang Jadi Tren di Dunia K-Pop dan Bikin Lagu Makin Aesthetic

Kalau ngomongin K-Pop, kebanyakan orang langsung kepikiran hal-hal kayak koreografi yang rapi banget, visual idol yang bikin melting, konsep comeback yang unik, sampai lirik yang selalu punya cerita.

Tapi ada satu hal seru yang mungkin nggak semua orang sadar… ternyata dunia K-Pop itu sering banget ‘flirting’ sama Bahasa Prancis!

Yap, bahasa yang identik sama romantisme, elegan, classy, dan vibes Eropa ini ternyata jadi salah satu bumbu rahasia yang bikin lagu K-Pop terasa makin aesthetic dan memorable.

Bahasa Prancis itu punya kesan yang halus tapi powerful. Saat diselipkan ke dalam lirik lagu, judul, atau konsep, tiba-tiba lagu itu jadi kerasa lebih dramatis, lebih poetic, dan pastinya lebih ikonik.

Banyak fans yang awalnya nggak ngerti artinya, tapi tetap suka banget karena pengucapannya indah dan maknanya deep. Lama-lama, kosakata ini jadi tren, sering dibahas, dan jadi bagian dari budaya pop itu sendiri.

Nah, kalau kamu penasaran sebenarnya kata-kata Prancis apa aja sih yang sering muncul di lagu-lagu K-Pop dan kenapa bisa se-hype itu, santai aja, kita bahas satu per satu. Siap? Yuk, cus!

Baca juga: 5 Kunci Kesuksesan Sistem Pendidikan di Korea Selatan! Kok Bisa Sekeren Itu?

“Je ne sais quoi” – Pesona Misterius yang Nggak Bisa Dijelaskan

Kalau kamu sering ngikutin dunia fashion, budaya pop, atau bahkan reality show, kamu mungkin pernah dengar istilah Je ne sais quoi.

Secara harfiah, kalimat ini berarti “aku tidak tahu apa”, tapi konteks aslinya adalah untuk menggambarkan sesuatu yang punya daya tarik unik, aura spesial, atau pesona yang nggak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Intinya, ada vibe tertentu yang bikin seseorang atau sesuatu terasa beda dan menarik.

Di dunia K-Pop, istilah ini sempat jadi perhatian karena digunakan dalam konteks musik dan konsep yang menggambarkan charm eksklusif seorang idol atau grup. Salah satu contohnya ada di lagu NCT 127 yang membawa rasa confident, stylish, dan misterius.

Kayak bilang, “Kami punya sesuatu yang beda, kamu mungkin nggak bisa jelasin, tapi kamu tahu ini spesial.

Makanya, Je ne sais quoi sering dipakai buat menggambarkan idol yang karismanya nggak masuk akal. Mereka berdiri aja udah menarik, senyum dikit langsung bikin fans collapse. Itulah pesona yang nggak bisa diukur pakai logika.

“Je t’aime” – Ekspresi Cinta yang Ikonik dan Paling Universal

Kalau bahas kosakata Prancis tapi nggak nyebut Je t’aime, itu sama aja kayak makan ramen tanpa kuah. Je t’aime adalah salah satu kalimat paling terkenal di dunia, yang berarti “Aku mencintaimu.” Sederhana, tapi meaningful banget. Bahasanya romantis, lembut, dan punya kesan tulus.

Dalam dunia K-Pop, kalimat ini muncul dalam lagu Joy Red Velvet. Dengan karakter vokalnya yang hangat, lembut, dan emosional, Je t’aime terasa makin hidup. Liriknya bukan cuma ngomong “aku cinta kamu”, tapi membawa emosi yang dalam, penuh rasa sayang, sekaligus melankolis.

Je t’aime” punya power emosional. Begitu didengar, langsung kebayang suasana dramatis, cinta yang manis tapi juga kadang menyakitkan.

Nggak heran, fans K-Pop jadi makin familiar sama kalimat ini. Bahkan banyak yang jadi auto hafal dan tiba-tiba jago bilang “Je t’aime” walaupun belum pernah belajar Bahasa Prancis secara resmi.

“La Vie en Rose” – Cara Melihat Hidup dengan Lebih Indah

Nah, ini dia salah satu istilah yang langsung sukses dan booming besar di dunia K-Pop. La Vie en Rose secara harfiah berarti “Hidup dalam warna merah mawar”, tapi makna yang lebih luas adalah melihat hidup dengan sudut pandang yang indah, penuh cinta, optimisme, dan kebahagiaan.

Istilah ini sebenarnya sudah terkenal sejak lama di dunia musik Prancis, tapi kemudian mendapatkan ‘reinkarnasi’ baru lewat K-Pop. IZ*ONE menggunakan judul ini untuk debut mereka, dan boom! langsung jadi lagu legendaris.

Nggak cuma karena lagunya enak, tapi makna kalimatnya juga kuat banget. La Vie en Rose menggambarkan proses jatuh cinta pada hidup, menemukan kepercayaan diri, dan merasa valuable. Cocok banget sama vibe debut yang menggambarkan awal perjalanan penuh harapan.

Kalimat ini juga estetik banget dan sering dijadikan caption, slogan, sampai konsep foto. Fans merasa relate karena hidup nggak selalu sempurna, tapi kita masih bisa memilih cara untuk melihatnya dengan sudut pandang yang lebih positif. Jadi, bukan cuma kata, tapi mindset.

Baca juga: Dunia Pelan-Pelan Tenggelam? Ini 7 Tempat yang Diprediksi Bisa Hilang dari Peta

“Bon Voyage” – Harapan Manis untuk Sebuah Perjalanan

Kosakata Prancis selanjutnya yang juga sering muncul di dunia hiburan, termasuk K-Pop, adalah Bon Voyage. Artinya adalah Selamat jalan atau lebih tepatnya “semoga perjalananmu menyenangkan”. Kalimat ini bukan sekadar ucapan perpisahan, tapi lebih ke doa, harapan baik, dan support.

Di dunia K-Pop, istilah ini muncul dalam lagu YooA. Bon Voyage di sini bukan cuma soal bepergian secara fisik, tapi juga perjalanan hidup, proses bertumbuh, dan pencarian jati diri. Lagu ini membawa vibes petualangan yang magical, dreamy, dan penuh kebebasan.

Kata “Bon Voyage” punya nuansa yang hangat, nggak sedih walaupun tentang perpisahan. Lebih kayak, “jangan takut, dunia luas, jalanmu panjang, nikmati perjalananmu.

Makanya, kata ini sering dipakai buat caption farewell, graduation, study abroad, bahkan buat yang lagi memulai fase baru dalam hidup. Estetik tapi meaningful.

Kenapa Bahasa Prancis Cocok Banget Dipakai di K-Pop?

Mungkin ada yang bertanya, kenapa sih Bahasa Prancis? Kenapa bukan bahasa lain? Jawabannya simpel, tapi dalam. Bahasa Prancis itu identik dengan:

  • Romantis dan penuh emosi
  • Elegan dan classy
  • Artistik dan puitis
  • Estetik secara bunyi, jadi enak didengar

K-Pop sendiri adalah industri yang nggak cuma jual musik, tapi juga visual, konsep, storytelling, dan pengalaman emosional buat pendengar. Jadi ketika bahasa Prancis masuk, rasanya cocok banget. Jadi semacam finishing touch yang bikin karya terasa lebih mahal, lebih hidup, dan punya kesan global.

Selain itu, penggunaan Bahasa Prancis bikin fans jadi penasaran. Mereka cari arti, belajar sedikit-sedikit, hingga akhirnya jadi familiar. Tanpa sadar, musik jadi jembatan belajar bahasa. Fun, kan?

Dari Fans K-Pop ke Dunia Bahasa! Siapa Tahu Kamu Jadi Ikut Tertarik Belajar?

Yang seru dari tren ini adalah bagaimana musik bisa membuka pintu ke banyak hal baru. Awalnya cuma suka lagu, lama-lama jadi kenal budaya, bahasa, sampai tertarik belajar lebih jauh. Dan itu valid banget!

Banyak fans yang akhirnya tertarik belajar Bahasa Prancis gara-gara La Vie en Rose atau Je t’aime. Sama halnya dengan fans yang jadi belajar Bahasa Korea karena sering nonton drama atau dengar lagu. Dari yang awalnya cuma bisa “saranghaeyo”, pelan-pelan jadi paham struktur kalimat dan grammar.

Kalau kamu termasuk yang suka banget sama budaya Korea dan dunia K-Pop, belajar Bahasa Korea lewat tes TOPIK (Test of Proficiency in Korean) juga keren banget. Selain buat nambah skill, ini juga bakal kepakai kalau kamu punya mimpi kuliah, kerja, atau bahkan tinggal di Korea.

Sementara kalau kamu jatuh cinta sama vibes Bahasa Prancis, tes DELF adalah jalur resmi buat nunjukin kemampuan bahasamu secara internasional. Plus, punya sertifikat itu memberi nilai tambah banget buat pendidikan maupun karier.

Baca juga: Nama-Nama Musim dalam Bahasa Jepang Beserta Budaya dan Suasananya

Musik Memang Bisa Jadi Jembatan ke Banyak Hal Indah

Dari sekadar lagu, kita jadi kenal budaya. Dari sekadar kosakata singkat, kita bisa belajar bahasa baru. Bahasa Prancis dalam K-Pop bukan cuma tren, tapi bukti kalau musik itu universal dan bisa menyatukan banyak hal. Entah itu cinta, perjalanan hidup, mimpi, atau sekadar rasa kagum yang sulit dijelaskan.

Sama kayak “Je ne sais quoi”, ada magic tertentu yang bikin kita jatuh cinta sama dunia ini. Dan kalau dari sini kamu mulai kepikiran buat serius belajar bahasa, upgrade diri, atau pengin punya sertifikat resmi sebagai bukti kemampuan, itu langkah yang super keren.

Jangan takut mulai, karena setiap perjalanan hebat selalu dimulai dari satu keputusan kecil.

Rekomendasi Tempat Belajar yang Serius Tapi Tetap Nyaman

Kalau kamu butuh tempat belajar yang terpercaya, ramah, dan beneran bantu kamu berkembang, Ultimate Education siap jadi partner belajarmu.

Di sini tersedia kursus dan bimbingan tes TOPIK untuk Bahasa Korea, DELF untuk Bahasa Prancis, sampai layanan jasa penerjemah profesional buat kebutuhan pendidikan maupun pekerjaan.

Cocok banget buat kamu yang pengin belajar dengan metode yang jelas, tutor berpengalaman, suasana belajar yang supportive, dan hasil yang nyata. Jadi, kalau kamu siap naik level, Ultimate Education bisa jadi pilihan terbaikmu!