
Pernah ngerasa takut duluan tiap lihat kata Science di ACT? Tenang, kamu nggak sendirian.
Banyak siswa yang sebenarnya nggak suka sains tapi tetap bisa dapat skor tinggi di bagian ACT Science, karena kabar baiknya, bagian ini bukan tes hafalan IPA, melainkan tes membaca data, analisis grafik, dan logika sederhana.
Jadi, meskipun kamu bukan anak Biologi, Kimia, atau Fisika, kamu tetap bisa unggul!
Yuk, kita kupas trik paling efektif untuk meningkatkan skor ACT Science tanpa harus jatuh cinta dulu sama sains.
Baca juga: Top 5 Buku ACT Terbaik untuk Hasil Maksimal
Kenapa ACT Science Sering Dianggap Sulit?
Banyak siswa, bahkan yang nilainya bagus di pelajaran sains, tetap merasa ACT Science itu menakutkan.
Bukan karena materinya terlalu rumit, tetapi karena kombinasi format tes, tekanan waktu, dan cara penyajiannya membuat bagian ini terlihat lebih “mengintimidasi” dibanding section lainnya.
Berikut penjelasan detailnya:
1. Waktu Sangat Sempit (35 Menit untuk 40 Soal!)
- Ada 6–7 bacaan,
- Ada grafik, tabel, eksperimen, dan paragraf panjang,
- Tapi waktu cuma 35 menit.
Artinya kamu hanya punya 5-6 menit per pessage, itu pun sudah termasuk baca teks, lihat grafik, dan menjawab 5–7 soal.
Banyak siswa bukan gagal karena tidak bisa, tetapi tidak sempat.
2. Teks Panjang dan Penuh Grafik

ACT Science itu bukan cuma bacaan biasa, tapi bacaan ditambah visual yang mencakup:
- grafik garis,
- diagram eksperimen,
- tabel besar,
- scatter plot,
- kurva yang saling tumpang tindih.
Bagi siswa yang tidak terbiasa membaca grafik, bagian ini terasa seperti “rumit banget,” padahal sebenarnya jawabannya jelas di data visual.
Baca juga: Writing ACT Bikin Bingung? Tenang, Ada Solusinya!
3. Banyak Istilah Ilmiah yang Bikin Panik
ACT Science sering memuat istilah yang terdengar sulit seperti:
- photosynthetic efficiency
- endothermic reaction
- genetic variation
- oxidation rate
- hydrostatic pressure
Padahal, istilah ini sering tidak penting untuk menjawab soal.
Tapi karena terdengar seperti materi sains SMA, banyak siswa langsung berhenti memahami dan menjadi overthinking.
Lalu Bagaimana Cara Mengatasinya?
5 Trik Meningkatkan Skor ACT Science Buat Kamu
1. Pahami Format Tes
Banyak siswa panik di ACT Science karena merasa isinya seperti ujian IPA SMA. Padahal, kalau kamu paham formatnya, kamu akan sadar bahwa soal-soalnya lebih mirip tes analytical reading dibanding tes pengetahuan sains.
ACT Science terdiri dari 3 tipe utama:
- Data Representation, membaca grafik, tabel, diagram
- Research Summaries, eksperimen pendek
- Conflicting Viewpoints, opini ilmiah yang saling bertentangan
Kenapa penting memahami format? Karena kamu bisa memilih strategi pengerjaan yang tepat, membagi waktu per passage, dan tahu bagian mana yang harus dikerjakan lebih dulu.
2. Jangan Baca Teks secara Detail
ACT Science punya 35 menit untuk 40 soal. Kalau kamu membaca semua teks dari atas sampai bawah, FIX kamu kehabisan waktu.
Makanya, gunakan strategi skimming & scanning.
- Skimming (Membaca sekilas): Baca judul, lihat jenis grafik, dan lihat kata besar seperti “Experiment 1”, “Trial A”, “Hypothesis B”.
- Scanning (Cari Bagian Relevan): Setelah baca pertanyaan, baru cari kata kuncinya, grafik yang dimaksud, dan cari tabel yang relevan.
Contoh: “According to Figure 3, what happens to enzyme activity at 40°C?”
Kamu hanya perlu buka Figure 3, cari angka 40°C, dan lihat grafiknya. Tidak perlu membaca paragraf panjang tentang “enzymes” atau teori biologi.
Baca juga: 8 Trik Membuat Statement of Purpose untuk Kuliah ke Luar Negeri
3. Fokus ke Grafik dan Tabel
Dalam ACT Science, 70–80% jawaban sebenarnya sudah ada di grafik, tabel, atau diagram, bukan di teks panjang.
Jadi, kemampuan membaca visual data jauh lebih penting daripada pengetahuan sains.
Kamu bisa mendapatkan skor tinggi meski “nggak suka pelajaran IPA” asal bisa membaca tren data, membandingkan angka, melihat hubungan antar variabel, dan menemukan pola pada grafik.
Contoh: Terdapat grafik yang menyajikan data Temperature (°C) vs Plant Growth (cm):
- Pada 10°C: pertumbuhan 1 cm
- Pada 20°C: pertumbuhan 3 cm
- Pada 30°C: pertumbuhan 6 cm
- Pada 40°C: pertumbuhan 4 cm
Pertanyaan: “What is the optimal temperature for plant growth?”
Cara Jawab: Lihat titik tertinggi grafik → 30°C adalah titik dengan pertumbuhan paling besar (6 cm).
Jawaban: 30°C. Yup, tanpa teori biologi sama sekali.
4. Kerjakan Soal yang Mudah Dulu
ACT Science terdiri dari 6–7 passage, dan tingkat kesulitannya tidak sama. Strategi ini akan membantu kamu amankan skor tinggi dengan minim pressure.
Kunci penting: tidak wajib kerjakan berurutan.
Kenapa ‘sih kok harus kerjakan yang mudah dulu?
Kalau kamu mulai dari yang sulit, kamu akan kehabisan waktu dan panik.
Berikut adalah urutan yang disarankan:
- Data Representation = waktu tercepat (1–1,5 menit/passage)
- Research Summaries = menengah (2–3 menit/passage)
- Conflicting Viewpoints = paling lama (4–5 menit/passage)
Dengan tips ini akan mempermudah kamu dalam menyelesaikan ACT Science.
Baca juga: 10 Tips Belajar Grammar Bahasa Inggris dengan Mudah dan Seru
Tidak suka sains?
Santai… Kamu tetap bisa dapat skor tinggi di ACT Science asalkan fokus pada membaca grafik, memilih data tepat, menghemat waktu, dan latihan rutin.
Kemampuan yang diuji bukan pengetahuan, tapi logika data dan itu bisa dilatih siapa pun!
Rekomendasi Kursus ACT di Jakarta atau Online yang Terpercaya
Ultimate Education adalah lembaga pendidikan yang fokus pada persiapan studi ke luar negeri, termasuk tes-tes standar internasional seperti GMAT, GRE, SAT, IELTS, TOEFL, dan ACT.
Setiap siswa akan mendapatkan simulasi tes ACT 2025/2026 yang disesuaikan dengan topik-topik ACT terkini dan relevan!
Hasil tryout ini juga bisa dijadikan bahan evaluasi untuk tahu di mana kelemahan kamu loh!
Daftarkan dirimu di Ultimate Education dan capai skor ACT impianmu!
