
Halo teman-teman! Lagi serius belajar Bahasa Jepang untuk persiapan kuliah, kerja, atau sekadar ingin lebih memahami budaya Negeri Matahari Terbit? Salah satu kosakata dasar yang penting dikuasai adalah nama-nama hari dalam Bahasa Jepang.
Menariknya, sebutan hari dalam bahasa ini punya keterkaitan erat dengan unsur alam serta planet, berbeda jauh dari Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
Di artikel ini, kita akan bahas secara lengkap daftar nama hari dalam Bahasa Jepang, arti dan asal-usulnya, cara pelafalan yang benar, hingga tips menghafal supaya cepat ingat.
Oh iya, kalau kamu sedang persiapan JLPT atau ingin belajar dengan metode terstruktur, Ultimate Education bisa jadi pilihan karena pengajarnya dikenal ramah dan materi belajarnya mudah dipahami.
Baca juga: 8 Strategi Jitu untuk Menghadapi Homesick bagi Mahasiswa Perantau
Mengapa Penting Menghafal Nama Hari dalam Bahasa Jepang?
Nama hari adalah kosakata mendasar yang sering muncul dalam percakapan sehari-hari. Kamu akan membutuhkannya saat membuat janji dengan teman Jepang, menyusun jadwal kuliah, sampai sekadar ngobrol ringan.
Selain itu, memahami asal-usul penamaan hari juga bisa membuka wawasan tentang filosofi budaya Jepang yang kaya akan simbolisme.
📌 Fakta menarik: Nama hari dalam Bahasa Jepang terinspirasi dari unsur klasik (air, api, kayu, logam, tanah) serta pengaruh astrologi Tionghoa yang mulai dipakai sejak abad ke-8.
Daftar Lengkap Nama Hari dalam Bahasa Jepang
Berikut tabel nama-nama hari dalam Bahasa Jepang, dilengkapi dengan tulisan kanji, romaji (cara baca), serta makna asalnya:
| Hari (Indonesia) | Kanji | Romaji | Makna Asal |
|---|---|---|---|
| Senin | 月曜日 | Getsuyoubi | Hari Bulan (月 = bulan) |
| Selasa | 火曜日 | Kayoubi | Hari Api (火 = api) |
| Rabu | 水曜日 | Suiyoubi | Hari Air (水 = air) |
| Kamis | 木曜日 | Mokuyoubi | Hari Kayu (木 = kayu) |
| Jumat | 金曜日 | Kinyoubi | Hari Logam / Emas (金 = logam/emas) |
| Sabtu | 土曜日 | Doyoubi | Hari Tanah (土 = tanah) |
| Minggu | 日曜日 | Nichiyoubi | Hari Matahari (日 = matahari) |
💡 Catatan penting: Akhiran “youbi” (曜日) berarti “hari dalam seminggu”. Karena itu, semua nama hari selalu berakhir dengan kata ini.
Baca juga: 8 Strategi Kuliah di Luar Negeri Tanpa Mengandalkan Beasiswa
Cara Pengucapan Nama Hari dalam Bahasa Jepang
Untuk pemula, berikut panduan cara melafalkan nama hari dengan jelas:
- Getsuyoubi (Senin): “Get-soo-yoh-bee” (tekanan pada yoh).
- Kayoubi (Selasa): “Ka-yoh-bee” (pendek dan jelas).
- Suiyoubi (Rabu): “Soo-ee-yoh-bee” (huruf “u” di sui singkat).
- Mokuyoubi (Kamis): “Mo-koo-yoh-bee” (tekanan ringan di awal).
- Kinyoubi (Jumat): “Kin-yoh-bee” (tajam dan singkat).
- Doyoubi (Sabtu): “Do-yoh-bee” (dengan bunyi “o” panjang).
- Nichiyoubi (Minggu): “Nee-chee-yoh-bee” (tekanan di chee).
👉 Tips tambahan: Coba dengarkan audio di Forvo.com atau gunakan aplikasi ELSA Speak agar lidah terbiasa dengan intonasi penutur asli.
8 Tips Praktis Menghafal Nama Hari dalam Bahasa Jepang
1. Gunakan Flashcard untuk Menghafal
Buat kartu belajar dengan kanji di satu sisi dan arti beserta romaji di sisi lainnya. Misalnya: depan “月曜日”, belakang “Getsuyoubi – Senin”. Belajar rutin 10 menit per hari akan membuat otak lebih terlatih.
2. Nyanyikan dengan Lagu atau Ritme
Menghafal lewat lagu jauh lebih menyenangkan. Kamu bisa membuat nada sederhana: “Getsuyoubi, Kayoubi, Suiyoubi…” atau cari lagu anak Jepang di YouTube.
3. Latih dalam Bentuk Kalimat
Gunakan setiap nama hari dalam contoh kalimat. Misalnya: Getsuyoubi ni gakkou e ikimasu (Saya pergi ke sekolah pada hari Senin).
4. Dengarkan Ucapan Native Speaker
Tonton vlog Jepang seperti “Japanese Ammo with Misa” atau dengarkan podcast pembelajar. Ulangi frasa sederhana seperti Kinyoubi wa nani o shimasu ka? (Apa yang kamu lakukan hari Jumat?).
5. Manfaatkan Aplikasi Belajar
Duolingo, LingoDeer, atau Memrise menyediakan kuis interaktif. Jadwalkan notifikasi supaya kamu konsisten berlatih setiap hari.
6. Ikut Kursus Bahasa Jepang
Belajar bersama tutor membuat proses lebih terarah. Misalnya di Ultimate Education, kamu bisa berlatih percakapan JLPT level N5 dengan frasa seperti: Doyoubi wa yasumi desu (Sabtu adalah hari libur).
7. Gabung Komunitas Belajar
Ikut forum online atau klub lokal seperti “Japanese Learners Indonesia”. Praktikkan kalimat sehari-hari, contohnya: Mokuyoubi ni aimashou (Mari bertemu di hari Kamis).
8. Terapkan dalam Rutinitas Harian
Tulislah jadwal harianmu menggunakan Bahasa Jepang. Contoh: Nichiyoubi – tomodachi to asobimasu (Minggu – main dengan teman). Bisa juga menempel sticky notes di meja belajar.
Baca juga: 10 Tips Efektif untuk Raih Skor Tinggi saat Tes TOEFL
Contoh Kalimat Menggunakan Nama Hari
- 月曜日 (Getsuyoubi): Getsuyoubi ni toshokan e ikimasu → Saya pergi ke perpustakaan hari Senin.
- 火曜日 (Kayoubi): Kayoubi wa Nihongo no jugyou desu → Selasa ada kelas Bahasa Jepang.
- 日曜日 (Nichiyoubi): Nichiyoubi wa tomodachi to asobimasu → Minggu saya bermain dengan teman.
Tantangan yang Sering Dihadapi dan Solusinya
- Sulit menghafal kanji: Mulai dari romaji dulu, lalu berangsur mempelajari kanji dengan aplikasi seperti Wanikani.
- Pengucapan terasa susah: Gunakan ELSA Speak atau audio native di Forvo untuk melatih aksen.
- Cepat lupa kosakata: Atasi dengan metode spaced repetition menggunakan aplikasi Anki.
- Waktu belajar terbatas: Cukup sediakan 10 menit per hari, misalnya saat perjalanan dengan mendengar podcast Jepang.
Butuh Bantuan Tambahan Belajar Bahasa Jepang?
Menguasai nama hari hanyalah pintu masuk awal. Jika ingin lebih serius, kamu bisa mengikuti kursus di Ultimate Education.
Selain kelas Bahasa Jepang, mereka juga menyediakan kursus IELTS, TOEFL, les privat, hingga jasa translate. Bahkan ada layanan interpreter untuk melatih speaking.
Untuk info lengkap, langsung kunjungi situs resmi mereka di www.ultimateducation.co.id.
Kuasai Nama Hari, Buka Jalan ke Budaya Jepang
Menghafal nama-nama hari dalam Bahasa Jepang bukan hanya soal kosakata, tetapi juga bagian dari memahami budaya dan pola pikir masyarakat Jepang. Dalam bahasa Jepang, setiap nama hari memiliki hubungan erat dengan unsur alam, planet, dan tradisi kuno, sehingga mempelajarinya akan membuat kamu lebih akrab dengan nilai-nilai budaya yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari di Jepang. Dengan memahami hal ini, proses belajar pun terasa jauh lebih bermakna.
Jika kamu kesulitan mengingat urutannya, kamu bisa mulai menggunakan berbagai metode belajar yang terbukti efektif, seperti flashcard bergambar, penggunaan lagu anak-anak Jepang, hingga membuat daftar aktivitas harian sambil mengganti nama hari dalam bahasa Jepang. Hal sederhana seperti membaca jadwal anime, poster acara, atau kalender Jepang juga dapat membantu meningkatkan familiaritasmu terhadap pola penulisan dan pengucapan.
Belajar nama hari dalam Bahasa Jepang juga menjadi modal penting sebelum masuk ke materi-materi yang lebih kompleks, seperti penyusunan jadwal kerja, membuat rencana perjalanan, memahami sistem sekolah dan pekerjaan di Jepang, hingga berinteraksi dengan native speaker yang sering menggunakan variasi bentuk formal maupun informal. Dengan menguasai kosakata dasar ini, kamu selangkah lebih dekat menuju kemampuan berbahasa Jepang yang percaya diri dan natural.
Untuk memperkuat pemahaman, biasakan menggunakan nama-nama hari dalam percakapan sederhana. Misalnya, buat kalimat seperti “Getsuyoubi wa benkyou shimasu” (Saya belajar pada hari Senin) atau “Doyoubi ni tomodachi to asobimasu” (Saya bermain bersama teman pada hari Sabtu). Latihan-latihan kecil seperti ini sangat membantu otak membangun asosiasi kuat, sehingga kamu tidak hanya menghafal, tetapi benar-benar menguasainya.
Untuk lebih mempercepat proses belajar, kamu juga bisa menonton video pembelajaran dari native speaker di YouTube, mendengarkan podcast bahasa Jepang, atau menggunakan aplikasi belajar kosakata yang memadukan visual dan audio. Kombinasi metode belajar ini terbukti meningkatkan retensi dan mempermudah kamu memahami konteks penggunaan nama hari dalam percakapan nyata.
Jadi, jangan tunda lagi. Mulailah belajar, praktekkan setiap hari, dan kalau ingin bimbingan lebih terstruktur, manfaatkan kursus bahasa dari Ultimate Education yang dikenal menyenangkan dan mudah dipahami. Dengan pendampingan pengajar profesional, materi yang disusun sistematis, dan latihan harian yang interaktif, kamu akan lebih mudah mengingat nama hari dalam Bahasa Jepang sekaligus memahami bagaimana kosakata tersebut digunakan dalam konteks budaya asli.
Belajar bahasa adalah perjalanan panjang, tetapi setiap langkah kecil—termasuk menguasai nama-nama hari—akan membuatmu semakin dekat dengan kemampuan berbahasa Jepang yang lancar dan natural. Teruslah berlatih dan jadikan kosakata ini bagian dari rutinitasmu sehari-hari.
